Posted by Berty Bantuan dalam bentuk barang dan jasa adalah jawaban tepat bagi sebuah kelompok tani yang coba mau ada, berdiri dan bangkit dari keterpurukan ekonomi. Kami membantu sebuah kelompom tani mendapatkan traktor untuk olah sawah di daerah Langoan sana (kebutuhan yang sangat dirasa mendesak oleh mereka). Tidak saja itu, tiap dua minggu sekali, kami turun ke pertemuan mingguan kelompok itu untuk mendengar perkembangan, menganalisa situasi real secara bersama. Paling tidak kurang lebih 2 tahun relasi itu terjaga, sampai saya tinggalkan Manado. Cerita kecil ini, barangkali bisa inspiratif untuk merealisir ide-ide om Rudy. 1. Manfaatkan kendaraan Magnect yang sudah dibuat.![]()
on November 5, 2006, 2:42 am, in reply to "Bagaimana pendapat kalian mengenai rencana ini"
217.133.17.86
Tahun 1998, puncak-puncak krisis ekonomi, kami (sebuah kelompok studi) mencoba menganalisa situasi kongkrit masyarakat, dan mencari jalan penyelesaiannya.
2. Cari kelompok binaan yang sangat membutuhkan.
3. Selain salurkan bantuan material, pikirkan mekanisme pendampingan mental mereka (terutama dalam konteks iklim budaya korup seperti ini).
4. Para pemerhati, mari kita mapalus for kelanjutan usaha ini.
5. Mimpi indah ini mari kita mulai dari yang kecil, di banyak desa di Minahasa saya lihat masih banyak kelompok mapalus, yang terorganisir secara tradisional, kurang dapat mengembangkan unit usahanya karena kurangnya dukungan dana (modal), sarana pendukung dan ketrampilan.

