Posted by Rudy![]()
on November 7, 2006, 6:23 am, in reply to "Satu lagi"
222.124.87.28
Saya so survey sebahagia kecil sulut(1 kecamatan)
yang terdiri dari 11 desa. hasil mereka 1500 ltr/hari, dengan harga penjualan 7.5 juta rupiah. sudah dihitung sampai murni ethanol. yang dikerjakan secara tradisional. Nah kalu liat pasaran nanti, mungkin segitu juga harganya. dan saya sudah kalkulasi apabila bayar pekerja untuk produksi ( pekerja tetap) harga produksi bisa Rp4200/ltr sudah termasuk cost buat yang punya pohon. Rupanya panen ini barang cuma bisa secara manual (tradisional),jadi ya harus ikut cara demikian sampai diketemukan cara modern yang lebe efisien. Nah sekarang bagaimana kelanjutan ini untuk startnya dan juga pasarannya. Untuk menanam baru wah bisa tunggu 8 tahun. yang kita produksi pohon yang sudah sedang berbuah.rupanya cukup banyak. 1 Kecamatan bisa ribuan pohon. satunya lagi apa perlu infestor? saya rasa bisa di danai kita2 ( bersama) siapa2 yang punya modal. karena hitung2 nya banya, untuk permulaan, kalau udah jalan lancar dan profitnya pasti baiknya torang kumpul saham dari org2 kawanua sendiri.

