Posted by JJ Untuk itu maka satu hal penting yang saya usulkan untuk perlu dan segera dilakukan adalah melakukan "Pembersihan Bintang Laut Berduri" di kawasan TN-Bunaken. Perlu ada program pembersihan dengan melibatkan semua pihak, terlebih pengusaha selam. Kalau ada yang ingin mulai maka saya punya Pedoman bagaimana melakukan pembersihan CoT's ini secara mudah dan saya tahu juga Buku Pedoman ini sudah ada di Perpustakaan-perpustakaan dan kantor-kantor di Sulut seperti Perpustakaan UNSRAT, FPIK, Badan Pengelola TNB, Balai/kantor Taman Nasional Bunaken, Kantor Dinas Perikanan dan Kelautan, Dinas Pariwisata, Bappeda, dan hampir semua LSM di Sulut memiliki punya buku pedoman ini. Kalau so ilang, saya punya electronic file yang bisa saya kirim lewat e-mail.![]()
on November 14, 2006, 10:00 am
70.224.82.236
Waktu mengunjungi TN Bunaken bulan ini lewat pengamatan kasat mata secara langsung saya menilai bahwa "telah terjadi outbreak Bintang Laut Berduri (Crown of Thorns = CoTs)di Bunaken". Dengan snorkel di sekitar Lekuan 3 saya melihat bahwa dalam radius 5 meter untuk satu kali snorkel singkay maka saya menemukan antara 10 - 15 Bintang Laut Berduri yang berkoloni. Satu terumbu karang kadang dimangsa oleh 2 - 3 Bintang Laut Berduri.
Dengan terjadinya CoT's Outbreak ini maka saya bisa berprediski:
- Dalam waktu dekat terumbu karang di Bunaken akan hancur, mati dan kelihatan seperti "kuburan" yang menyeramkan dan tanpa berpenghuni selain dihuni oleh hantu-hantu CoT's.
- Biaya untuk menangani dan mengelola akan menjadi sangat mahal dan akan memakan waktu yang sangat lama untuk mengembalikan ke keadaan seperti sebelum adanya outbreaks ini.
- Kalau outbreaknya tidak ditangani, maka keanekaragaman hayati laut di Bunaken akan hancur, populasi dan produksi ikan di sekitar Bunaken atau di SULUT akan menurun sacara drastis.
- Kalau ini berlanjut maka Pariwisata di Bunaken akan hancur.
- Kalu ini dibiarkan berlanjut maka masih banyak dampak lain yang akan mengikuti.
Tindakan Pembersihannya perlu dilakukan Sekarang.

