Posted by JJ
![]()
on November 15, 2006, 4:27 pm, in reply to "Re: Satu lagi/ kalu ethanol tiap saat so boleh bajalang"
67.38.138.130
Berdasarkan pengalaman saja.
Empat tahun lalu digembar gemborkan soal penanaman Jati baik Jati Emas maupun jenis Jati cepat tumbuh lainnya. Sayapun karena dengar dari penyuluh dan orang-orang yang katanya berpengalaman soal ini juga tertarik dan tanam sekitar 2500 pohon Jati Emas, yang katanya cuma 5 - 7 tahun sudah bisa di panen. Namun apa hasilnya? Walaupun saya sudah berusaha pelihara, beri pupuk bahkan untuk menjaga supaya tidak kekeringan, gali perigi dan beli pompa air untuk menyirami pohon-pohon jati tersebut namun hasilnya tidak memuaskan. Pohon-pohonnya tidak tubuh dengan baik, kerdil bahkan sekarang daun-daunnya sudah berguguran dan nampaknya akan mati semua. Umurnya sudah empat tahun tetapi besar pohonya hanya sebesar paha remaja, ndak lebih dari 10 cm diameternya. Tumbuh kurus dan langsing. Setelah mengelilingi Minahasa awal bulan ini saya juga menemukan hal yang sama di berbagai kebun yang ditanami Jati ini. Saya menilai bahwa Pohon Jati ini tidak cocok ditanam di Minahasa. Saya juga berprediksi bahwa Gaharu juga mungkin tidak cocok di Minahasa karena corak dan jenis dan kandungan mineral tanahnya serta iklim dan curah hujannya. Kalau saya bandingkan dengan NTT, gaharunya tumbuh subur dan baik karena iklim dan tanahnya. Sehingga saya mengusulkan untuk membandingkan dulu jenis tanah, kandungan mineral bahkan iklim dan suhu, ketinggian dari muka laut yang cocok untuk pohon ini. Kalau tidak maka kegagalan yang saya peroleh akan berulang. Kalau ada yang punya pengalaman yang lain dari saya soal Jati ini tolong di share, apa yang salah yang saya lakukan dalam menanam Jati? Siapa/apa ada yang sukses menanam Jati di Minahasa?
Terima kasih dan mohon koreksi dan tanggapannya kalau ada.

