Posted by Rudy Captikus dari jaman itu hanya dipakai sebagai pelarut obat2an trdisional dan pengawet makanan ( daging), dan berkembang pada pemakaian Captikus tersebut menjadi minuman, Pada umumnya yang mengkonsumsi Captikus tersebut adalah org2 yang tinggal di daerah pegunungan yang iklimnya dingin. Dampak Minuman yang mengandung alkohol tinggi ( captikus 72 - 80% alkohol)pada manusia adalah merusak system metabolis tubuh manusia juga menimbulkan ketagihan, dan merusak sebahagian unsur otak. Masih banyak dampak negative dari Captikus ini apabila hanya dikonsumsi sebagai minuman dan tidak diatur pemakaiannya semestinya. Keterangan terbatas diatas perlu disempurnakan, Salam sekawanua.
![]()
on December 18, 2006, 4:14:38
195.229.242.88
Hampir setiap hutan di Minahasa ditumbuhi tanaman pohon AREN, dalam sejarah agro Minahasa belum diketehui asal mula tumbuhnya pohon tersebut.
Bagi penduduk pedesaan tongkol buah muda dari pohon Aren kalau di kerat mengeluarkan cairan dan dimanfaatkan selain di buat gula aren juga dikonsumsi sebagai minuman tradisional yang lasim di sebut Saguer (nama lokal). Pada erah peradaban masyarakat Minahasa dengan tehnologi sederhana cairan tersebut dimodifikasi dengan cara distilasi untuk di produsi menjadi Alkohol dengan kandungan alkohol sampai mencapai 80% (Captikus) dan indifidu yang menemukan penemuan system destilisasi sampai saat ini belum diketahui siapa orgnya.
Pada achirnya minuman tersebut telah dipromosikan ke masyarakat luas dengan cara mengangkat trend minuman tsb menjadi minuman yang membuat orang pemberani apa bila mengkonsumsinya.
Captikus adalah cairan yang mengandung alkohol tinggi sampai mencapai 80% dan dapat mengakibatkan kecanduan apa bila di konsumsi, sama seperti minuman2 berakohol lainya
Pada Captikus kandungan alkoholnya berbeda dengan alkohol yang dihasilkan dengan cara fermetasi, karena Distilasi, alkohol yang dihasilkan dengan fermetasi adalah alkohol yang layak di konsumsi sebagai minuman sehat dan telah direkomondasikan (BAC) untuk minuman dengan catatan kandungan tidak lebih dari 0.36% dari total cairan tubuh pada manusia.
Dengan bebasnya peredaran Captikus didaerah Minahasa pada umumnya Sulut maka masyarakat mengkonsumsi nya tidak dapat dihindari dan dapat menyebabkan umumnya lelaki, kesehatan dan cara berpikir mereka terganggu dan apabilah hal ini berlangsung terus menerus tanpa proteksi maka masyarakat Minahasa yang umumnya lelaki yang banyak mengkonsumsi minuman ini maka SDM umumnya lelaki tidak dapat menjalankan aktifitas sehari harinya dengan sempurnah dan jelas produksifitasnya akan menurun.
Tanpa disadari Masyarakat Minahasa akan jauh ketinggalan dalam segala kemajuan pembangunan disegala sektor karena tadi diatas.
Apalagi peredaran captikus ini di masyarakat adalah bebas dan akan menjadi dampak negative yang lebis serius lagi apabila minuman ini di konsumsi manusia2 yang di bawa umur.
Oleh siapa2 yang ingin melanjutkan diskusi ini.
R.Kalumata.


